Tips Dunia Kerja

Pada saat sesi interview, penampilan merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh atas baik atau buruknya pandangan sang interviewer terhadap para pelamar. Penampilan menjadi hal yang sangat penting pada saat interview, karena penampilan-lah yang mewakilkan kesan pertama secara menyeluruh interviewer terhadap sang pelamar. Jika interviewer sudah tertarik karena pelamar berpakaian rapih dan sopan, sang interviewer akan menganggap sang pelamar memang pantas untuk dipekerjakan, menambah faktor untung untuk pihak pelamar karena sudah mendapatkan kesan pertama yang baik dihadapan interviewer. Berikut merupakan hal yang harus dilakukan dan tidak harus dilakukan dalam berpakaian secara professional: PRIA   Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh kaum pria saat akan berpakaian secara professional khususnya saat akan menghadiri interview. Berikut adalah hal yang perlu diperhatikan: Baju Kasual namun tetap formal. Baju dan celana tidak terlalu besar dan tidak terlalu sempit. Sepatu disemir bersih. Rambut rapih. Tidak menggunakan aksesoris secara berlebihan. Mengenakan sabuk formal. Lengan tidak digulung (jika menggunakan baju lengan panjang).  Dan hal yang harus dihindari dalam berpakaian secara professional adalah: Celana atau baju terlalu kecil atau terlalu besar. Lengan baju terlalu panjang ataupun pendek. Rambut berantakan. Tidak mengenakan sabuk. Sepatu dan kaos kaki yang tidak sesuai dengan setelan baju dan celana. Jas terlalu sempit (jika menggunakan jas). Baju atau celana yang masih kusut.   WANITA Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh kaum wanita saat akan berpakaian secara professional khususnya saat akan menghadiri interview. Berikut adalah hal yang perlu diperhatikan: Pergunakan pakaian yang serasi, formal. Dapat menggunakan celana atau rok. Gunakan makeup secukupnya dan se-natural mungkin. Tidak menggunakan rok mini dan blaser, dengan stocking warna kulit atau abu-abu muda, hindari warna merah, kuning, hijau yang dapat menarik perhatian orang. Untuk yang berjilbab, pakai celana panjang dan disarankan Blouse menutupi bagian belakang. Sepatu tertutup dengan hak min 3-5 cm, bersih dan disemir. Tidak menggunakan perhiasan berlebihan. Pastikan tidak ada kancing/resleting yang rusak. Cara kita berpakaian merupakan hal pertama yang dilihat orang. Jadi, ketika kita berpakaian baik, maka akan meninggalkan kesan yang baik pula.
Manusia merupakan mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain untuk dapat menjalani kehidupan yang harmonis. Itu mengapa sikap dalam seorang manusia merupakan hal yang penting yang perlu kita punya untuk dapat berinteraksi secara baik kepada orang lain disekitar kita. Disinilah FindJob akan memberikan tips & tricks bagaimana cara untuk membangun sikap positif, khususnya di lingkungan kerja. Attitude (sikap) adalah bagaimana seseorang memandang sesuatu, apakah negatif atau positif. Attitude lebih penting daripada Skill (keterampilan) anda saat ini maupun Reality (kenyataan) yang ada dihadapan Anda. Attitude akan menentukan bagaimana Behavior (perilaku) dan Action (tindakan) yang Anda lakukan sehari-hari. Dan tahukah anda, bahwa KEBERHASILAN lebih banyak ditentukan oleh sikap daripada hal-hal yang lain? Karena memang cara bersikap kita lah yang menentukan pantas atau tidaknya seseorang untuk meraih kesuksesan. Berikutlah cara untuk membangun sikap positif di lingkungan kerja:  Kenali Diri Anda Ada pepatah mengatakan "What Matters Most Is How You See Yourself". Hal yang paling penting adalah bagaimana kamu melihat dirimu sendiri. Pepatah ini sangat-lah tepat, karena kita-lah orang pertama yang dapat mengenali siapa kita sebenarnya dan kita-lah yang yang tahu akan kemampuan yang kita miliki sehingga kita dapat memanfaatkannya secara maksimal dan tepat. Kenali Sifat-sifat dan Karaktermu! Setiap manusia tentu mempunyai sifat dan karakter yang berbeda, itu mengapa kita perlu untuk mengenali sifat dan karakter kita agar dapat lebih menyesuaikan diri di berbagai macam lingkungan kerja dan berhadapan dengan berbagai macam sifat dan karakter lainnya. Kenali apa Hasrat dan Keinginanmu! Hasrat dan keinginan adalah merupakan refleksi dari sebuah bentuk ideal atau cita-cita yang awalnya bersumber dari ego. Ego semua manusia pada dasarnya adalah hal yang baik karena secara alamiah bersumber dari naluri untuk mempertahankan hidup. Hal ini harus dipahami dan disadari sehingga kita bisa benar-benar menyatu dengan hasrat dan keinginan kita sendiri. Kenali Kemampuan dan Ketidakmampuan-mu! Kemampuan ini adalah penguasaan terhadap suatu hal yang merupakan ciri khas seseorang yang dimiliki dan didapat secara alamiah. Hal tersebut harus terus digali dan dikembangkan serta dipergunakan secara positif demi kebaikan diri sendiri. Namun, setiap manusia pasti juga memiliki ketidakmampuan, dalam proses pengenalan diri, kita harus lebih mengenal ketidakmampuan dan keterbatasan yang kita miliki. hal ini bertujuan untuk memperbaiki dan mengubahnya sebisa mungkin sehingga menjadi faktor yang justru dapat diandalkan.   Kenali Pekerjaan Anda Dengan mengenal pekerjaan kita, maka kesuksesan dalam bekerja akan semakin mudah untuk kita peroleh. Dan semakin kita mengenal pekerjaan kita, semakin bermanfaat pula hal yang kita lakukan terhadap orang lain. Berikut merupakan cara bagaimana cara mengenal pekerjaan kita: Ketahui bahwa Kerja Adalah Anugerah Banyak sekali orang-orang yang belum mendapatkan kesempatan untuk bekerja dan angka itu pun semakin meningkat. Sangat perlu bagi kita bahwa pekerjaan yang sudah kita dapat saat ini merupakan pemberian atau anugerah dari Tuhan. Memahami bahwa kita merupakan orang yang beruntung karena telah mempunyai pekerjaan. Dengan menganggap bahwa kerja adalah anugerah, maka kamu akan lebih menghargai pekerjaanmu. Ketahui bahwa Kerja Adalah Ibadah Banyak orang yang sudah mempunyai pekerjaan dengan posisi yang tinggi namun tidak menghormati dan menyalahgunakan posisi tersebut, dengan menerima suapan dan berlaku tidak jujur akan menggerogoti nilai dari pekerjaan itu sendiri dan tentu sangat merugikan orang lain. Perlu bagi kita untuk menganggap bahwa bekerja adalah ibadah karena dengan pikiran seperti itu kita akan dapat lebih menjaga perilaku kita dalam bekerja, dengan cara-cara yang benar dan baik, bertanggung jawab dan juga menjaga integritas. Ketahui bahwa Kerja Adalah Kehormatan Setiap pekerjaan tentu mempunyai peran dan manfaat bagi orang lain. Ketahuilah bahwa pekerjaan yang kita lakukan memiliki peran yang penting untuk diri sendiri, untuk keluarga, untuk orang lain maupun untuk masyarakat. Dengan memahami bahwa pekerjaan kita merupakan kehormatan maka kita akan bersikap lebih terhormat pula dalam menjalaninya demi bermanfaatnya peran yang sedang kita jalankan. Ketahui bahwa Kerja Adalah Pelayanan Ketahuilah bahwa setiap pekerjaan merupakan pelayanan yang kita berikan untuk orang lain. Dan pelayanan tidak akan terjadi secara harmonis jika tidak dilakukan dengan tulus dan berdedikasi. Dengan mengetahui bahwa pekerjaan yang kita miliki adalah sebuah pelayanan yang akan bermanfaat buat diri kita sendiri maupun orang lain akan membuat kita lebih tulus dan ikhlas dalam melaksanakan pekerjaan. Dengan mengetahui Siapa Diri Kita & Apa Sebenarnya Pekerjaan Kita, akan membuat kita untuk bersikap lebih baik dalam lingkungan pekerjaan maupun saat berhadapan dengan orang lain.
Bagi para pencari kerja, CV ( Curriculum Vitae ) merupakan hal yang tidak boleh dipandang sebelah mata, karena CV lah yang menentukan lolos atau tidaknya sang pencari kerja menuju tahap selanjutnya. Disinilah seringkali timbul dalam benak kita : “Gimana sih CV yang benar? atau Seperti apa ya CV yang bagus?”. Tenang saja, Tips & Tricks dari FindJob akan menjawab pertanyaan itu.  Berikut Tips & Tricks dari FindJob mengenai "Cara Membuat CV yang Baik, Benar, & Menarik": Make it Interesting Rata rata para pencari kerja membuat CV untuk diterima dan mendapat kan pekerjaan. Pemikiran tersebut tentu tidaklah salah, namun aakan lebih baik jika ada beberapa tahap yang harus kita lewati seperti tahap wawancara maupun panggilan untuk mengikuti tes. Jadi, buatlah CV yang menarik agar kamu bisa sampai ke tahap wawancara atau tes. Diantara banyaknya pelamar yang mengirimkan CV, sang prospective employer (calon pemberi kerja) akan melihat sangat banyak CV dari para pendaftar, maka kamu harus bisa membuat ia tertarik melalui CV mu. CV yang menarik juga akan membuat si pembaca akan merasa penasaran dan akan sangat ingin untuk mengenal kita lebih jauh yang akan berujung dengan panggilan mengikuti wawancara atau tes.  Sejak awal membuat CV atau Resume buang jauh-jauh pikiran mendapat pekerjaan. Fokuslah pada bagaimana usaha kita untuk membuat employer tertarik akan diri kita. Ingat, bahwa representasi diri kita hanya diwakili oleh 1 atau 2 lembar kertas dan kata-kata. Sementara tidak jarang satu posisi dilamar oleh lebih dari seribu orang.  Itu mengapa kamu harus menimbulkan impresi yang bagus, menunjukkan pengalaman dan keterampilan yang relevan tetapi tetap  Out Of The Crowd   atau menarik perhatian. Jadi, Buatlah CV mu semenarik mungkin agar kamu semakin dekat dengan posisi pekerjaan yang kamu incar. Be Creative Ingatlah tujuan membuat CV adalah agar kita dipanggil untuk wawancara atau seleksi. Jadi gunakan kreativitas kamu untuk out of the crowd. Buatlah diri kamu menonjol dan diingat dengan impresi positif oleh bagian HRD-nya. Sebuah kertas yang dilipat dengan cara unik berwarna krem muda dengan kertas yang berkualitas tentunya akan sangat menarik perhatian diantara tumpukan seribu kertas HVS 80 gram putih ukuran A4. Berempatilah terhadap petugas seleksi yang harus membaca ribuan surat. Bayangkanlah kejenuhan mereka kalo melihat yang itu-itu saja, membaca yang begitu-begitu saja. Gunakanlah kreativitasan kamu untuk memberi impresi positif sekaligus membuat kamu menjadi berbeda diantara ratusan atau ribuan pelamar lainnya dan mendorong HRD atau user bernafsu untuk segera bertemu dengan kamu. Make it Simple & Clear Calon pemberi kerja umumnya tidak punya waktu yang banyak untuk membaca CV kamu, mereka cenderung  membaca CV-CV yang ada dengan cepat. Itu mengapa sangat penting untuk membuat CV kamu secara sederhana tetapi tetap jelas dan mewakilkan seluruh diri anda dan pengalaman anda. Sang pembaca tentu tidak suka terhadap CV yang bertele-tele. Tetapi perlu diingat bahwa, CV yang sederhana dan jelas bukan berarti harus menghilangkan kekreativitasan dan daya tarik dari CV mu. Unsur yang menarik dan out of the crowd tetap harus ada di CV yang paling sederhana sekalipun. Honest Jujur, adalah hal yang tidak boleh dilanggar dalam pembuatan CV. Jangan sekali kali mencamtumkan hal yang tidak benar, bukan kamu, atau pengalaman yang belum pernah sama sekali kamu alami. Karena kebohongan akan hanya memberatkanmu di kemudian hari. Double Check Jangan lupa akan hal yang satu ini. Check kembali CV kamu sebelum dikirim , CV yang akan kamu kirim harus sudah bebas dari kesalahan ejaan. Karena kesalahan seperti itu akan fatal dampaknya pada proses penerimaan kerjamu. Luangkan waktumu untuk check CV mu berulang-ulang agar CV dapat dipastikan tidak ada kesalahan sedikitpun sehingga pantas untuk dikirimkan ke instansi atau perusahaan tempat kamu melamar.
Mencapai tingkat tertinggi dalam perjalanan karir kita memang tergolong hal yang sulit.  Kadang kita berfikir bahwa kompetensi baik cukup untuk membawa kita ke tingkat karir yang sangat kita idamkan. Ternyata, pada umumnya kesulitan dan tantangan lah yang selalu mampir dihadapan kita. Terkadang kita juga telah merasa telah melakukan hal yang maksimal dalam keseharian kerja, namun kok rasanya karir kita malah jalan ditempat? Hal ini tidak perlu kita bingungkan, atau mungkin kita pikirkan secara dalam. Karena meniti karir dan mendambakan kesuksesan mungkin tidak segampang menyelesaikan masalah atau rumus-rumus biasa. Banyak sekali aspek yang harus kita pertimbangkan untuk meraih sukses sedini mungkin. Terkadang hal-hal yang tidak kita anggap pentinglah yang sebenarnya dapat menjadi faktor pendorong terbesar dalam mengembangkan karir kita. Berikut adalah 10 tips dari FindJob untuk mencapai karir puncak karir tertinggi : Katakan Tidak Pada Menyerah Kalimat yang sangat mudah untuk diucapkan namun sangat sulit untuk direalisasikan, karena kegagalan itu nyata dan terasa datang berulang-ulang. Ketika kita tidak diberikan kenaikan jabatan, jangan sedih! Apalagi menyerah. Jadikan itu motivasi tersendiri untuk kamu, dan bertanyalah pada dirimu, kenapa kamu tidak diberikan jabatan yang kamu inginkan? Bisa dimulai dengan mempertanyakan kepada atasanmu mengenai performamu dan apa yang bisa diperbaiki dari itu. Apapun yang terjadi, menyerah bukanlah pilihan yang baik. Sambut Kritik Dengan Baik Untuk sebagian orang, seringkali mereka menghindari kritikan orang lain dan cenderung bersikap aman demi menghidari lontaran kritik kepada orang lain. Bersikap sopan itu wajib, namun menjadi diri sendiri dan berani mengungkapkan sesuatu bukanlah hal yang buruk. Terkadang kita tak berani mengungkapkan sesuatu karena takut dipandang sebelah mata. Namun siapa tahu, terkadang kamu bisa mendapatkan inspirasi dari kritikan tersebut. Tentu kita juga harus pintar memilah mana kritik yang akan membangun dan mana yang hanya berniat untuk menjatuhkan. Ketika orang melontarkan kritikan yang menjatuhkan, belajar-lah bersabar dan berusahalah tersenyum. Namun ketika orang melemparkan kritikan yang membangun, kalian harus merasa senang! Karena ada hal yang perlu kalian intropeksi untuk menjadi lebih baik, yang mungkin tidak kalian sadari. Disiplin Adalah Kunci Bagaimana jika kamu memiliki sebuah perusahaan dan melihat karyawanmu yang suka datang terlambat, tidak tepat waktu dalam pengumpulan tugas, bermalas – malasan ? pasti anda akan merasa bahwa anda telah salah memilih karyawan bukan? Bertanyalah pada diri anda, apakah anda pantas telah diterima pada sebuah perusahaan tertentu. Tunjukanlah disiplin diri dan dedikasi yang baik terhadap atasan kamu sehingga mereka akan mempunyai perasaan bahwa bukanlah suatu kesalahan karena telah memperkerjakan kamu. Disiplin akan mempercepat kenaikan jenjang karirmu! Hilangkan Kebiasaan Menunda Pekerjaan Sekecil apapun pekerjaan yang diberikan oleh atasan, menunda sangatlah penting untuk dihindari. Terkadang banyak hal-hal yang bisa mengalihkan fokus kita akan suatu pekerjaan. Seperti contoh, kamju lebih memilih mengirim emailmu setelah selesai makan siang. Hindari perilaku tersebut karena menunda dapat menyebabkan kamu lupa akan sesuatu dan menumpuknya pekerjaan. Ingat ya, biar sedikit lama-lama menjadi bukit. Selesaikan apa yang bisa diselesaikan pada hari itu juga, lebih baik lagi jika kamu menyicil tugas yang harusnya kamu kerjakan besok. Kembangkan Networking Salah satu cara untuk mencapai tingkat karir yang kamu inginkan adalah melalui networking. Semakin banyak networking yang kamu punya, semakin besar peluang yang kamu punya untuk mengembangkan karir kamu. Kita tidak akan pernah tau peluang apa yang akan menanti kita dimasa depan, dan peluang dapat datang melalui apa saja seperti teman, kerabat, keluarga, teman kantor, teman seminar, dll. Maka perluas lah networking kamu, bersikap ramah kepada orang lain, tunjukan selalu kompetensi yang kamu punya, dan bersiaplah jika kesempatan itu datang.